Pasar Pelipurlara menambah alasan untuk mengenal kehidupan lokal di Penglipuran. Direktori Jadesta Kementerian Pariwisata mencatat pasar ini berada di kawasan hutan bambu desa tersebut.

Deskripsi resmi menyebut “aneka kuliner tradisional dan kerajinan tangan” sebagai bagian yang ditawarkan. Kehadiran makanan dan karya warga membuat pasar menjadi tempat bertemu, sekaligus ruang mengenal produk setempat.

Pada informasi yang diakses 7 Oktober 2026, Jadesta mencantumkan kegiatan pada Sabtu dan Minggu. Jadwal operasional dapat berubah; konfirmasi kepada pengelola tetap diperlukan sebelum membuat rencana perjalanan.

Bagi pengunjung, singgah di pasar lokal bisa dimulai dengan hal sederhana: bertanya tentang bahan makanan, cara pembuatan, atau asal kerajinan yang dijual. Percakapan memberi konteks yang tidak selalu terlihat pada foto.

Kuliner apa yang biasanya membuat Anda berhenti lebih lama ketika mengunjungi pasar di daerah baru?

Berita lain di rubrik Kuliner