JAKARTA — Perjalanan ke Cikini pekan ini bisa dimulai dari sebuah film atau percakapan budaya. Madani International Film Festival 2026 menempatkan Kompleks Taman Ismail Marzuki sebagai pusat kegiatan dalam agenda 7–11 Oktober.

Laman penyelenggara yang diperiksa 8 Oktober mencantumkan TIM, Metropole XXI, dan ruang komunitas dalam jangkauan festival. Artinya, pengunjung perlu memperhatikan lokasi tiap program, bukan menganggap seluruh kegiatan berlangsung di satu gedung.

Dalam penjelasan resminya, Madani menempatkan kota dan kehidupan warga sebagai dua unsur penting festival. Ruang budaya dibaca melalui hubungan antarmanusia, mobilitas, serta kegiatan komunal yang tumbuh di Jakarta.

Bagi warga yang baru pertama datang, cara paling sederhana adalah memilih satu kegiatan sebagai tujuan utama. Catat nama ruangnya, beri jeda untuk mencari lokasi, dan cocokkan kembali informasi sesi pada hari keberangkatan.

Perjalanan budaya juga bisa dilanjutkan melalui percakapan kecil: apa yang paling membekas dari karya, bagian mana yang terasa dekat dengan pengalaman sendiri, dan cerita apa yang ingin dicari sesudahnya. Itu merupakan ajakan menikmati kunjungan secara lebih sadar, bukan gambaran suasana yang disaksikan langsung redaksi.

Foto arsip dalam artikel ini membantu mengenali konteks tempat. Foto tersebut tidak menunjukkan keramaian festival tahun ini. Jadwal dan ketentuan masuk tetap mengikuti pembaruan penyelenggara.

Berita lain di rubrik Budaya